Jangan Tangisi Jerawatmu

Sabtu, 09 September 2017 18:00:08
Jangan Tangisi Jerawatmu

Oleh Saidul Tombang

Duhai diri, betapa lemahnya dirimu. Jasad yang engkau banggakan, jisim engkau yang sempurna, serta akal dan fikiran yang terbang ke awang itu, ternyata hanyalah sesuatu yang maha dhaif. Hanya karena hawa dan nafsu itulah, engkau bukan lagi apa-apa. Bukan lagi siapa-siapa.

Diriku, Tuhanmu adalah maha atas segalanya. Sedangkan kamu hanyalah sesuatu yang cepat binasa. Cepat putus asa. Ujian, cobaan, atau azab yang diberikan Allah bukanlah tandinganmu. Semuanya di luar batas kemampuanmu.

Allah sering mengujimu dengan hal-hal yang amat kecil. Amat sepele. Dan kamu selalu mengeluh. Resah. Gelisah. Tuhan mengujimu dengan jerawat kecil di samping hidung pesekmu. Kamu mengaduh. Tuhan mengujimu dengan flu dan batuk keringmu. Kamu mengeluh. Bahkan ketombe di rambut, daki di kulit, karang di gigi, bahkan cuma kerikil di dalam sepatumu pun telah membuatmu menyerah, mengaduh pada Tuhanmu

Padahal, semua itu bukan apa-apa. Belum seberapa. Bukankah ketakutan utamamu adalah kematian? Saat dimana kamu akan berpisah dengan segala keduniaan? Bukankah ketakutanmu adalah kelaparan saat usus dan tubuhmu perlu asupan supaya dia terus bergerak? Bukankah ketakutanmu adalah kemiskinan sehingga kamu tidak bisa berbuat apa dan tidak mendapatkan apa-apa?

Ingatlah, semua ujian terberatmu itu adalah bagian terkecil dari Tuhanmu. Walanabluwannakum bisyaiin minal khaufi wal juu", wanaqsim minal amwaali wal anfus...

Lalu apa ujian terberat dari Tuhanmu? Kalau kematian adalah ujian kecil lalu berapa ukuran ujian sakitmu? Stroke, gula, kolestrol, asam urat, serangan jantung, maag, atau lainnya. Bagaimana pula dengan penyakit sepelemu seperti jerawat, ketombe atau hanya daki di kulit tipismu?

Duhai diri, jika jerawat batu saja mampu meneteskan air matamu mengapa kamu tak menangis karena kencing batu. Lalu mengapa juga kamu tak menangis kalau harus dibakar di neraka yang kayu apinya dari batu?

Ujian terberatmu adalah saat lepasnya iman dari tubuhmu. Saat engkau menduakan Allah sang penciptamu. Saat kau ingkari syahadatmu. Karena, bila itu yang terjadi maka jerawat batu, kencing batu, daki, mati, dan segala azabmu bukan lagi apa-apa. Karena kamu sudah sampai dan akan menikmati azab yang paling pedih dari Tuhanmu.***

 

KOMENTAR