Batik Mega Mendung Sangat Diminati Warga AS

Rabu, 01 November 2017 11:26:02
Batik Mega Mendung Sangat Diminati Warga AS
Berbagai produk batik diperagakan pada kegiatan Hari Batik 2017 yang diadakan di AS oleh KJRI AS.
Pekanbaru, Inforiau.co - Masyarakat Amerika Serikat ternyata sangat menyukai batik dengan motif mega mendung. Hal ini disampaikan oleh Daniel Gundlach, seorang pemerhati dan kolektor batik asal San Francisco, AS, dalam Seminar “Celebrating Batik as Intangible Cultural Heritage of Humanity”. 
 
Seminar ini diadakan oleh KJRI Chicago di Indonesian Cultural Center pada hari Selasa (31/10), sebagai bagian dari perayaan Hari Batik Nasional 2017. Terdapat puluhan diplomat asing, fashion expert serta diaspora Indonesia yang hadir dalam seminar tersebut.
 
Menurut Gundlach, bentuk awan dan warna yang cerah pada batik mega mendung menjadi keunikan yang menarik minat masyarakat AS. Adapun, selain mega mendung, Gundlach juga menceritakan sejarah batik, filosofi berbagai motif batik serta teknik pembuatannya. 
 
Gundlach, yang memiliki 25 tahun pengalaman berkeliling Indonesia untuk mempelajari seluk beluk batik, juga menampilkan batik dalam berbagai bentuk dan kegunaan: kain, sarung, gendongan bayi, selendang dan syal /scarf. 
 
Khusus untuk syal/scarf, menurut Gundlach, masyarakat AS juga menaruh minat yang besar untuk batik dalam bentuk tersebut, khususnya di musim gugur dan musim dingin. Hal ini tentunya dapat dijadikan pertimbangan bagi para pengusaha batik Indonesia dalam menembus pasar Amerika Serikat.
 
“Terdapat pasar potensial bagi batik Indonesia di AS, yang hanya dapat dikembangkan dengan meningkatkan pemahaman publik AS terhadap batik”, ujar Konsul Jenderal RI di Chicago Rosmalawati Chalid.
 
KJRI Chicago senantiasa berupaya meningkatkan pemahaman publik Amerika Serikat, khususnya di wilayah midwest, terhadap batik Indonesia. Pada tahun 2017, diplomasi batik yang dilaksanakan KJRI Chicago meliputi pameran batik di University of Kentucky dan Art Institute of Chicago, serta fashion show dalam pameran TTI “Remarkable Indonesia Fair 2017”.
 
Saat ini, di AS mulai bermunculan pengusaha batik dalam bentuk toko biasa maupun toko daring. Koleksi mereka diminati tidak hanya oleh diaspora Indonesia, tetapi juga oleh para kolektor batik asal AS.
 

KOMENTAR