Pentas Teater Matan di Akhir Pekan

Benarkah Raja Kecil Lahir dari Hubungan Haram?

Kamis, 30 November 2017 03:27:29
Benarkah Raja Kecil Lahir dari Hubungan Haram?
Saat Pers Coference
Pekanbaru, Inforiau.co - Sanggar Teater Matan Pekanbaru kembali akan menggelar pementasan, yang mana kali ini mengangkat sosok Raja Kecil, pada tanggal 1 dan 2 Desember mendatang di Anjung Seni Idrus Tintin kawasan Purna MTQ.  
 
Dalam Pers Coference disalahsatu cafe di jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, Rabu (29/11/2017), Hang Kafrawi yang merupakan penulis naskah memaparkan bahwa, di helat tersebut mementaskan sejarah kehidupan Raja Kecil dengan tema, "Benarkah Raja Kecil Lahir dari Hubungan Haram"?.
 
"Raja Kecil mempunyai kemampuan luarbiasa menyatukan raja-raja di Sumatera. Dia merupakan tokoh sentral di Kerajaan Siak Sri Indrapura. Dan pada suatu masa terbangunlah sebuah kekuatan yang kemudian menyerang Johor," katanya.
 
Jika melihat untuk konteks saat ini, kata Hang Kafrawi, spirit Raja Kecil hendaknya menjadi semangat memajukan Riau kedepannya."Seni akan tetap hidup dengan caranya sendiri. Melalui pertunjukan  seni dan budaya kita bisa mengkritisi dan juga bisa memotivasi," ujarnya.
 
Sementara itu Rhiky Pranata yang dipercaya sebagai Sutradara menjelaskan bahwa dalam penyajian teaternya nanti akan dibuat sedemikian rupa agar pengunjung merasa suasana kebatinan yang kuat tentang nilai-nilai kebangsawanan dan kebudayaan Melayu,"Pementasan yang durasinya kuranglebih 2 jam tersebut, kita tetap menonjolkan nilai-nilai kebangsawanan ditengah modernisasi saat ini," kata Rhiky.
 
Pimpinan Produksi, Bambang WJ mengklaim bahwa antusias masyarakat cukup tinggi untuk dapat menyaksikan pementasan teater tersebut. Ini terbukti dengan hampir habisnya ratusan tiket yang disediakan panitia.
 
"Kerja-kerja di dunia teater ini berada di dunia yang sunyi dan sepi. Jika tidak ada azam yang kuat tuk mengangkat budaya dan seni agar tetap hidup ditengah masyarakat, maka teater ini akan mati. Dan ternyata tidak dapat dipungkiri masih banyak penikmat seni teater di bumi melayu Riau. Ini bisa dilihat tingginya antusias masyarakat dari berbagai kalangan yang sudah membeli tiket," kata Bambang.
 
Namun demikian dia menyayangkan rendahnya kepedulian dan kontribusi pemerintah daerah untuk sama-sama mengangkat seni dan budaya hidup ditengah masyarakat,"Omong kosong dengan visi Riau 2020. Kepedulian pemerintah daerah khususnya Pemerintahan provinsi tidak ada sama sekali. Dan syukur masih ada dunia usaha yang masih peduli sehingga pementasan ini bisa terselenggara," pungkasnya.
 
Bagi yang ingin mengisi malam akhir pekan dengan pementasan dari Sanggar Teater Matan tersebut, bisa menghubungi contact person panitia; M.Nazri 085265216574, atau Elsa 082391267844. Alw
 

KOMENTAR