Diduga ditekan Timses

Kades Pulau Tinggi Berhentikan Tiga Kaur Sekaligus

Jumat, 12 Januari 2018 14:44:42
Kades Pulau Tinggi Berhentikan Tiga Kaur Sekaligus


Kampar, Inforiau.co  -Seharusnya sebagai  pemimpin tertinggi di  desanya Kades  pulau  tinggi Muhammad Yasir harus  memberikan contoh  sikap  dan  adab  yang  baik  kepada  masyarakatnya, Akan  tetapi sangat  di  sayangkan sikap  arogansi kades  yang baru dilantik tanggal 28 desember 2017 kemarin langsung di  perlihatkan  kepada  masyarakatnya.

Bagaimana tidak hari  pertama Kades  ini Ngantor tiga orang  kaur desa pulau  tinggi  tanpa basa basi langsung diberhentikannya.

Ketiganya  adalah Sasnimar Sebagai  Kaur  Umum, Mahyuzar Kaur Pemerintahan, dan  Ayu  Kurnia Fitri  Kaur  Keuangan .

Kepada  inforiau Kaur  ini  menceritakan kronologis seperti apa  proses pemberhentian mereka yang  bahwasanya mereka  di  panggil ke ruang kerjanya dan  di  dalam ruangan sudah  ada  beberapa orang  tim sukses pak  kades  ini, dengan  nada  yang  lirih  kades  ini  meminta  orang  orang  nya  itu  untuk  mengatakan langsung kepada kaur  untuk di  berhentikan,namun timses  nya  tak  mau  dan  menyuruh  kades  langsung  mengatakannya.

Akhirnya dengan  terpaksa kades  secara  lisan  menyatakan bahwa  kami  di  suruh  berhenti dulu untuk  tidak  kerja  di  kantor desa.

Sasnimar salah seorang Kaur pun  bertanya Salah kami apa sehingga diberhentikan,namun kades  ini  menjawab sudah  biasa  di  kampung  kita sekali  Ayu  Soghok sekali  topian  baanjak (bahasa  ocu) dan  kalau  kalian  tak  saya  berhentikan maka  saya  yang  akan  tertekan.

Mendapat jawaban seperti  itu  Sasnimar dan  kawan kawan lainnya Legowo dan  bisa  menerima keputusan sang  kades, akan  tetapi seharus nya sebagai  kades pemimpin itu hendaknya mempunyai etika apa  salahnya setelah  beberapa hari  baru  itu  yang  di  bahas koq  hari pertama  ke  kantor langsung kami  diberhentikan.

Ini  pelajaran juga  sebenarnya bagi  kades jangan  mentang berkuasa bisa  berbuat semena  mena janganlah.

Kalau  bisa  koordinasi dulu  lah  dengan atasan  seperti  camat atau  pemuka didesa, ini  malah membuat masyarakat nantinya terkotak  kotak dan  pak  kades  itu  bukan  boneka dengan  kepentingan orang  orang  tertentu .

"Jujur  kalau  kami  di  suruh  kembali  kerja  kami  tak  mau, jadi  cukup ini  menjadi  pelajaran bagi  kita  semua baik  kades  dan  juga  masyarakat luas ""harap Sasnimar. (Hen)

KOMENTAR