Antara Achmad dan Firdaus, Siapa Pilihan Demokrat?

Rabu, 17 Mei 2017 07:40:05 722
Antara Achmad dan Firdaus, Siapa Pilihan Demokrat?
Pekanbaru, Inforiau - Genderang Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2018 semakin nyaring. Partai politik dan para calon pun saling incar. Suara riuh ternyata bukan hanya di tubuh Partai Golkar yang diincar hampir 10 orang kadernya. Partai lain pun demikian. Termasuk Partai Demokrat.
 
Partai yang tampil dengan lambang mercy ini memang memiliki medan magnet luar biasa. Maklum, kursinya di DPRD Riau terbilang gemuk; 9 kursi. Cukup tambah 4 kursi saja, mereka sudah bisa mengajukan calon gubernur dan wakil gubernur. Lalu, siapa yang akan dipilih Partai Demokrat? 
 
Walau juga diperebutkan oleh calon eksternal, ternyata persaingan panas mendapat perahu partai besutan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu terjadi di internal partai. Sang Pelaksana Tugas (Plt) DPD Partai Demokrat Riau, Drs H Achmad Msi digadang-gadang sejak awal kembali maju ke kursi Riau 1 melalui Partai Demokrat. Walaupun telah kalah di Pilgubri 2013, tapi nyali mantan Bupati Rokan Hulu dua periode itu tetap tinggi. Dia tetap yakin bahwa Demokrat akan mengusung dia.
 
"Bila hasil survei saya bagus dan diinginkan masyarakat Riau, demi kepentingan masyarakat banyak, maka saya siap maju," terangnya
Dengan terang-terangan pun, Achmad yang diperpanjang masa jabatannya memimpin Demokrat Riau, sudah melakukan sosialisasi, baik ke tengah masyarakat maupun ke DPC-DPC Partai Demokrat yang ada di Riau.
 
Pada Senin (15/5/2017), Achmad melakukan kunjungan ke DPC Partai Demokrat Pekanbaru. Dia disambut langsung Ketua DPC Demokrat Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT dan pengurus lainnya. Kepada Firdaus maupun pengurus lain, Achmad terus terang menyatakan siap maju ke kursi gubernur. Maka dia mengimbau pengurus lain dapat mendukung kader partai yang diusung.
Lalu, muluskah langkah Achmad mendapatkan perahu Demokrat? Ternyata tidak. Persaingan internal menjadi panas ketika nama Firdaus muncul ke permukaan. Pria yang baru saja memenangi pemilihan Wali Kota Pekanbaru dan akan dilantik pada 22 Mei 2017 ini, kini menjadi pesaing terkuat Achmad untuk merebut restu SBY, panggilan akrab Susilo Bambang Yudhoyono. Bahkan, Firdaus disebut-sebut menjadi pilihan pengurus pusat.
 
Firdaus sendiri, dalam wawancaranya masih menggantung keputusan maju atau tidak. Karena menurutnya, saat ini dia masih fokus pada rencana pelantikan dulu. Seperti diketahui, Firdaus bersama Ayat Cahyadi memenangi pemilihan wali kota pada 15 Februari 2017 dan menjadi wali kota untuk kedua kalinya.
 
Walau masih belum tegas menyatakan akan maju, Firdaus menyatakan bahwa dia siap maju menjadi calon gubernur jika itu merupakan perintah partai.
 
‘’Partailah yang menentukan. Mekanismenya ada. Salah satunya melalui survei. Kalau memang survei dan partai menyatakan saya harus maju, saya siap,’’ kata Firdaus.
 
Peta mendapatkan perahu Partai Demokrat semakin panas saja setelah rencana Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat bakal diadakan dalam waktu dekat. Walau sempat tertunda beberapa kali, bahkan sempat ditunjuk pelaksana tugas, namun Musda Partai Demokrat bakal terlaksana juga dalam waktu dekat. Indikasinya sudah dihembuskan sejak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang diadakan di Lombok pada awal Mei 2017. 
 
‘’Rencana Musda akan dilakukan setelah Rakernas,’’ kata Sekretaris DPC Partai Demokrat Pekanbaru, M Agusrahman.
Namun disebutkan Agus, karena waktunya terlalu kasip dan berdekatan dengan pelaksanaan puasa, Musda Partai Demokrat Riau akan dilangsungkan setelah Idul Fitri.
 
‘’Insya Allah akan dilaksanakan pada Juni akhir atau Juli 2017,’’ kata Agus.
 
Apakah pada Musda ini nantinya langsung akan ditunjuk dan direkomendasikan siapa yang akan maju menjadi calon gubernur dari Partai Demokrat?
Agus tidak mengiyakan atau menidakkan.
‘’Kita lihat saja nanti,’’ katanya.*1

KOMENTAR