Harga Sawit Riau Kembali Naik Jadi Rp. 2.749,02/kg

Rabu, 18 Agustus 2021 15:51:56 313
Harga Sawit Riau Kembali Naik Jadi Rp. 2.749,02/kg

PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau, periode 18 – 24 Agustus 2021 terus mengalami kenaikkan pada setiap kelompok umur kelapa sawit. Kenaikkan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 - 20 tahun sebesar Rp 18,77 per Kg.

"Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp2.749,02 per Kg," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja di Pekanbaru, Rabu (18/8/2021).

Naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Untuk harga jual CPO, yaitu:

1. PT. PTPN V mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 181,50/Kg.

2. PT. Sinar Mas Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 63,05/Kg.

3. PT. Astra Agro Lestari mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 160,00/Kg.

4. PT. Asian Agri mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 97,06/Kg.

5. PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 92,30/Kg.

6. PT. Musim Mas mengalami penurunan harga sebesar Rp 111,00/Kg dari harga minggu lalu.

Sedangkan untuk harga jual Kernel, yaitu :

1. PT. Astra Agro Lestari mengalami kenaikkan harga sebesar Rp. 150,00/Kg.

2. PT. Asian Agri Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp. 57,00/Kg.

3. PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp. 78,00/Kg dari harga minggu lalu.

Faktor Eksternal

Sementara dari faktor eksternal, Harga kontrak minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) berhasil merangkak naik pekan ini.

"Melesatnya minyak nabati didukung oleh kenaikan minyak saingan di bursa Dalian dan kurs mata uang ringgit yang lebih lemah, seiring investor menunggu data Dewan Minyak Sawit Malaysia (Malaysian Palm Oil Board/MPOB) Menurut data harga CPO kontrak Oktober 2021 dalam sepekan terakhir sukses melejit 5,54% ke posisi MYR 4.511/ton, ke level tertinggi sejak bulan Mei silam," jelasnya.

KOMENTAR