Kajati Riau Dampingi Gubri Tinjau Pelebaran Jalan di Dumai Dengan Metode Padat Karya

Jumat, 12 November 2021 21:49:52
Kajati Riau Dampingi Gubri Tinjau Pelebaran Jalan di Dumai Dengan Metode Padat Karya

DUMAI - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar bersama Kajati Riau Jaja Subagja meninjau program pekerjaan pelebaran Jalan Arifin Achmad. Pelebaran jalan ini menggunakan metode padat karya atau melibatkan masyarakat sekitar. Masyarakatpun merasa terbantu oleh program ini.

Peninjauan yang dilaksanakan pada Jumat (12/11/21) ini, Gubri juga didampingi Kepala Dinas Pekerjaaan Umum Penataan Ruang Perumahaan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Riau Taufik OH dan Kepala UPT 2 Dumai- Rohil PUPRPKPP Rahmad Rahmadiyanto.

Usai peninjauan, Gubri Syamsuar mengatakan, pelaksanaan program pelebaran jalan dengan sistem padat karya tersebut juga dalam rangka pemulihan ekonomi di saat pandemi COVID-19.

"Kegiatan pelebaran jalan dengan sistem padat karya ini juga untuk membantu perekonomian masyarakat sekitar yang saat ini terdampak COVID-19," kata Syamsuar kepada awak media.

Dijelaskan Gubri, pada kegiatan padat karya pelebaran jalan Arifin Achmad tersebut, ada 150 pekerja yang dilibatkan. Dimana per harinya masyarakat mendapatkan upah Rp 150 ribu.

"Tadi kami juga sudah berbincang dengan masyarakat, mereka sangat terbantu dengan adanya program padat karya tersebut," ujarnya.

Selain di Kota Dumai, kegiatan serupa juga dilaksanakan di daerah lain, hal tersebut juga dalam rangka pemulihan ekonomi. "Di daerah lain juga ada seperti ini, melibatkan masyarakat sekitar sehingga bisa menambah penghasilan," katanya.

Sementera itu Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Jaja Subagja mengapresiasi kegiatan padat karya yang digelar UPT II Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau.

"Saya sangat mendukung sekali kegiatan padat karya ini. Dengan melibatkan maayarakat, membantu masyarakat apalagi di tengah kondisi Covid-19 ini," kata Kajati,

Menurut Kajati lagi, dengan keterlibatan masyarakat, tak hanya mendapatkan pekerjaan. Tetapi ada upah yang langsung dirasakan warga.

Dengan begitu, di tengah perekonomian yang sulit akibat pandemi Covid-19 saat ini, secara ekonomi masyarakat dapat terbantu, memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka.

"Dengan ini masyarakat dapat upah dan bekerja. Sehingga kebutuhan keluarga juga dapat terpenuhi," ungkap Kajati lagi. ***

KOMENTAR