Zulfi Fahren Calon Kades Talikumain Rohul Siap Bangun Kembali Desa dan Jemput APBD

Sabtu, 20 November 2021 09:20:06
Zulfi Fahren Calon Kades Talikumain Rohul Siap Bangun Kembali Desa dan Jemput APBD

ROKAN HULU - Calon Kepala Desa (Cakades) Talikumain Rokan Hulu, Zulfi Fahren menggelar sosialisasi pada Jumat (19/11/2021). Dia berjanji memberikan pelayanan prima dan menggratiskan semua urusan pemerintah bagi seluruh masyarakat Desa Talikumain.

Selain itu dia akan mengejar anggaran pembangunan baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten dan anggaran pendapatan Belanja Daerah (APBD) Propinsi Riau guna mengenjot pembangunan desa dalam mencapai target menjadikan Desa Talikumain sebagai proyek percontohan oleh Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dalam menyatukan visi dan misi Bupati Sukiman-Indra Gunawan.

Dijelaskannya lagi, keinginannya maju sebagai calon kepala Desa Talikumain kembali terpanggil di dalam hati kecil guna menciptakan kembali proses administrasi masyarakat yang sangat mudah dan tidak berbelit-belit dengan biaya gratis. Dan tidak menjadikan perbedaan suku sebagai alasan untuk membangun Desa.

"Sebab kehadiran saya sebagai calon kepala desa adalah ingin menyatukan kembali setiap perbedaan yang makin mencolok di tengah masyarakat serta menjadikannya sebagai sebuah kekuatan secara bersama-sama berangkulan membangun desa yang kita cintai. Dan semua itu sudah pernah kita lakukan selama periode saya menjabat kepala Desa pada tahun 2007 sampai 2013 dulu" ujarnya.

Ditambahkannya, sosok yang pernah menjabat sebagai kepala desa , tersebut juga menyoroti minimnya dukungan pemerintahan Desa Talikumain terhadap kegiatan kepemudaan dan kepemudian dalam bidang olahraga serta kegiatan sosial yang seakan mati suri padahal fasilitas olah raga kita sangat mendukung sekali.

"Dan itu tidak dipergunakan sebagai mana mestinya. Terkadang saya sedih kerena dulu waktu masih menjabat sebagai kepala desa (Kades) itu sangat susah memperjuangkan pembukaan lapangan bola kaki dan lapangan voli untuk putri dan semua itu memerlukan tenaga yang ekstra supaya bisa seperti sekarang." kenangnya. (Kim)

KOMENTAR